Ada Keringat Ibu Pada Cincin Batu By Rouf Alhuda

Puisi Perjuangan – Ada Keringat Ibu Pada Cincin Batu
By Rouf Alhuda

Di tanah ini aku mengecap aroma batu
Di tanah sulthan, tanah Rangkas dan Baduy yang kusayang
Perempuan-perempuan senyawa batu
Di gunung-gunung, di lereng bukit, di perkotaan dan di pedesaan
Tubuhnya mengkilap di sepuh zaman
Keringat mereka mengkristal bercahaya
Warna-warni di perut bumi
Berpuluh-puluh tahun mengendap
Disepuh zaman, mengkristal, bercayahaya, warna-warni warnanya
Di jari-jari penikmat batu bercampur aroma kopi dan puisi

Tahukah engkau batu-batu itu berasal
Dari keringat ibu yang bercahaya
Di jari-jari anak bangsa dan pemimpin negara
Ada kalimaya, keringat ibu mengalir di sungai-sungai tanpa kata
Ada merah delima, darah ibu menggenang di hati kita semua
Ada jamrud, hati ibu sebening telaga
Juga batu-batu yang lain yang mengendap dalam tulisan dan fosil zaman

Ingin aku ceritakan padamu,  pada kita semua
Dinegeri-negeri sulthan mana lagi kah
Kota-kota yang tidak dibangun?
Mulanya  dibangun dengan batu, pasir dan karang
Dan ketika peradaban mulai bercahaya dihias dengan jamrud, kalimaya
Bacan dan sejenisnya.

Kembalilah Ibu, yang wajahnya sebening batu
Kembalilah bapak pemimpin bangsa  di negeri kita yang sebening telaga
Mari belajar pada batu diam di rahim bumi, dan lahir mengubah dunia
Perjuanganmu ibu, akan indah di jari dan leher kita

Waringinkurung, 2015

Baca Juga:

Ada Keringat Ibu Pada Cincin Batu By Rouf Alhuda | Viola Bunga Rosita | 4.5