Puisi Kesedihan By Nugrah Anggini

Puisi Kesedihan
By Nugrah Anggini

Bayangan hati tak kan pernah bisa lumpuh
Walau badai berlalu diluar sana tanpa tahu jika hati ini terus meratap
Waktu berlalu bagai topan yang membawa pergi setiap kejadian
Dunia nyata tak tahu bahwa yang mereka usahakan telah pudar

Bayangan malam terus menghadap
Bulan bintang terus menyinari kesepian malam
Hingga malam sunyi itu sudah melewati kata larut
Tiada henti kata terucap
Tiada henti mata menatap
Tiada henti fikiran berjalan-jalan dalam kesunyian

Dinginnya malam menepis bayangan subuh
Bulan da bintang masih menyaksikan kesepian malam itu
Menghalau dinginnya udara yang hanyut dalam tangisan

Bulan bintang menjadi saksi usaha saat malam larut
Matahari telah datang dengan senyumannya
Menghampiri jalanan lengang yang telah terbuka untuk hari ini
Berjalan, berusaha, berdoa dan tersenyum
Untukmu sang pemilik air mata
Nan jatuh bagai hujan lebat kala petang……

Puisi Kesedihan By Nugrah Anggini | Viola Bunga Rosita | 4.5